Blog EntryWacana: Memasang Foto Koruptor pada BillboardMay 12, '08 7:17 PM
for everyone

Apa yang paling menyita perhatian Anda satu dua hari terakhir ini? Demo mahasiswa yang menuntut dibatalkannya kenaikan harga BBM? Gempa di Cina yang membunuh hingga lebih dari 8000 orang? Thomas Cup? Piala Eropa?

Sejanak saya memang memperhatikan isu-isu di atas. Tapi kemudian terus mengusik dan membuat hati tidak tenang adalah ketika menyimak semua berita tentang korupsi. Bikin sesak.

Saking seringnya kasus dugaan korupsi terungkap, membuat saya senewen. Bahkan pernah apathis. Saat seperti itu saya sering ingin menjadi jaksa atau polisi atau Malaikat pencabut nyawa, agar sang koruptor tak membuat banyak dalil agar bebas dari jeratan hukum.

Semakin pintar mereka berkicau, semakin banyak uang di kantong, semakin besar peluang mereka untuk bisa bebas. Hukum kita bisa dibeli. Pengacara kita bisa diatur dengan nominal. Negara kita tinggal menunggu kolaps.

Andai saya berlebihan uang, ingin rasanya menyewa semua ruang billboard yang tersedia di seluruh kota, untuk menampilkan wajah-wajah koruptor. Agar tak hanya mereka yang malu, tapi juga keluarga dan organisasinya. Tentu saja keluarga dan organisasinya harus kena hukuman juga, meskipun tidak langsung. Justru agar sang koruptor bisa jera sejera-jeranya. Termasuk memberikan efek mawas diri buat orang lain. Kalau tidak demikian, spekulasi para pelaku akan terus bertahan dan bermunculan.

 


wildans wrote on May 13
usep said
ingin rasanya menyewa semua ruang billboard yang tersedia di seluruh kota, untuk menampilkan wajah-wajah koruptor.
setuju.....dan ketika anak2 yang ga bisa sekolah karena biaya sekolah mahal dan ga ada yang membiayainya melewati gambar tersebut, mereka bisa tau....sambil memandang foto tersebut, mungkin berkata dalam hati, "inilah salah seorang penyebab aku ga bisa sekolah...."...
larassejati wrote on May 13
setuju. harus ditayangkan.
usep wrote on May 21
untung bukan sodara gue. hehe.
usep wrote on May 21
selama hayat dikandung badan, ya. :)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.