Suhud's posts with tag: my little nation

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag my little nation
Photo AlbumBasil Goes to Bogor (9 photos)Jun 1, '08 10:26 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Basil tidak ikut berenang. Sungai dekat rumah, meskipun tidak terlalu ganas, sepertinya tidak terlalu 'ramah' buat bayi. Basil cukup anteng diasuh Nenek Bogor.

Photo AlbumBasil Goes to Barbershop (5 photos)May 30, '08 11:05 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Mumpung masih bayi, kami sepakat untuk menggunduli kepala Basil. Sekedar mengikuti kebiasaan masyarakat pada umumnya. Padahal, agak sedikit kurang rela membiarkan kepala Basil plontos.

Sore Jumat, 30 Mei, sepulang dari imunisasi, kami mampir ke sebuah barbershop di Megaria. Basil meronta terus selama dicukur dengan mesin pencukur. Mungkin geli, mungkin juga protes.

Blog EntryBasil Goes to Taman SafariMay 12, '08 8:29 PM
for everyone

Bayi yang lahir prematur katanya ringkih. Jika tidak dirawat dengan hati-hati akan mudah sakit. Tentu saja kami ingin merawatnya dengan baik. Namun tak mau terjebak pada sebuah teori yang justru membuat bayi prematur jadi terkesan sebagai pasien.

Basil, anak kami, lahir ketika usia kandungan baru delapan bulan. Berat badannya cuma 2,1 kg ketika dikeluarkan dari rahim. Alhamdulillah selalu sehat hingga hari ini. Maka, dengan bismillah, entah berapa mall sudah kami kunjungi dengan Basil dalam gendongan. Termasuk ruang pameran, pasar tradisional, hingga ke luar Jakarta.

Kami justru menginginkan agar Basil imun dari berbagai macam penyakit. Dia harus kuat. Dia harus mudah beradaptasi dengan segala cuaca dan lingkungan. Insyaallah.

 

 

 


Blog EntryAntara Saya, Bapak, dan Anak SayaApr 21, '08 4:40 AM
for everyone

Setiap kali saya melakukan sesuatu untuk anak saya, diam-diam saya teringat Bapak. Dulu pasti Bapak melakukan hal yang sama juga untuk saya. Setiap kali saya memikirkan segala sesuatu apa pun yang terbaik untuk anak saya, diam-diam saya teringat Bapak. Dulu, pasti Bapak juga memikirkan semua hal terbaik untuk saya.

Apa yang yang saya lakukan untuk anak saya belumlah sebanyak apa yang dilakukan Bapak untuk saya. Jika tahu betapa menjadi seorang Bapak itu tidaklah mudah, mungkin dulu saya tak akan pernah membantah setiap omongan beliau. Mungkin dulu saya tak akan pernah menyakiti perasaan beliau.

Sayang, Bapak sudah lama pergi. Tak ada kesempatan buat saya berbagi cerita tentang suka duka memiliki anak. Andai saja beliau masih ada, tak akan habis kata untuk bertanya ini itu, berkata ini itu. Tentang rupa anak saya yang sedikit ada garis-garis wajah Bapak, tentang tangisannya yang garang, tentang berapa kali setiap malam terbangun untuk ganti popok...

Namun alhamdulillah, saya masih punya Ibu. Saya masih punya saudara, punya sahabat. Kepada mereka saya masih bisa berbagai. Untuk mereka kebahagiaan yang saya miliki ini...


Photo AlbumFathers & Sons (5 photos)Mar 30, '08 9:00 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Like all fathers in this planet, having a son is a wonderful thing. Heavenly, I am a member of the club.

Blog EntryGood Morning, Basil Shota Suhud!Mar 9, '08 9:37 PM
for everyone

My very first son, good morning.

Bahagianya hati Abah saat ini. Hidup Abah adalah ibarat planet yang baru Tuhan ciptakan, penuh dengan udara baru, penuh dengan tetumbuhan baru. Engkau pelengkap hidup Abah yang selama ini melompong kosong. Berpijarlah terus, anak terang. Engkau adalah keabadian cinta. Engkau adalah anak panah yang akan membawa segala tujuan Abah, tepat kepada sasaran. Karena engkau adalah energi yang luar biasa membuat Abah terus bertenaga, terus berpikir, terus menghasilkan, terus berjuang.

Good morning, Basil Shota Suhud! Kemarin, hari ini, selamanya... cinta Abah untukmu selalu.


Blog EntrySusui Bayimu, Sebelum Hewan yang MelakukannyaMar 7, '08 6:30 PM
for everyone

Menurut saya, perempuan yang menyusui bayinya adalah makhluk termulya di muka bumi ini. Bayangkan, dengan itu ia memberi kehidupan. Tuhan memberikan banyak dispensasi bagi Ibu yang menyusui, misalnya dengan tidak mengharuskan ia berpuasa.

Namun tugas mulya ini tak selalu bisa dilakukan oleh Ibu. Salah satu hambatannya adalah tubuh Ibu belum lancar memproduksi air susu. Air Susu Ibu diberitakan sangat baik untuk bayi agar bisa lebih imun dan dapat meningkatkan kecerdasan.

Memasuki hari keenam, Istri saya mendapati air susunya tak mengalir dengan baik. Hanya beberapa tetes saja hingga tak cukup memenuhi lambung si bayi. Tangisan bayi yang melengking membuat hati pilu.

Dengan sangat terpaksa akhirnya saya meluluskan permintaan istri, mencampur ASI dengan susu formula. Bukan karena issue bakteri yang belakangan ramai jadi topik berita, tapi karena memang saya lebih suka jika bayi-bayi mestinya hanya minum ASI saja. Apalagi bayi saya sendiri. Namun ternyata saya perlu kompromi.

Adalah hak bayi untuk mendapatkan yang terbaik bagi hidupnya. Karena ia belum berdaya menuntut, orang tualah yang mestinya memperjuangkannya. Betapa saya Bapak yang tak berguna. Inisiasi Menyusui Dini tak berhasil dilakukan. Kini ASI ekslusif juga gagal. Maafkan Bapakmu, Anakku.


Blog Entry'Inisiasi Menyusui Dini' Tidak Didukung DokterMar 4, '08 6:14 PM
for everyone

Kami tidak merencanakan melakukan persalinan untuk istri saya di RS Hermina. Hari itu kami ke sana sekedar untuk periksa rutin, mengikuti jadual rokter kandungan yang berpraktek di sejumlah rumah sakit. Kami lakukan pemeriksaan rutin biasanya di RS Pav Kartika, Senen atas pertimbangan jarak dari rumah yang tidak terlalu jauh.

Menyadari pentingnya Inisiasi Menyusui Dini (IMD), jauh-jauh hari saya dan istri sudah mendiskusikan kepada dokter kandungan. Dia sepakat untuk mendukung langkah kami. IMD merupakan proses meletakkan bayi sesaat setelah dilahirkan di dada ibu dalam posisi tertelungkup, baik secara normal maupun operasi. Bayi dengan naluri survivalnya, akan mencari puting ibunya sendiri.

Jangan kuatir bayi akan kedinginan karena suhu tubuh ibu akan menghangatkan. Jangan kuatir bayi menangis terus karena hanya itu yang bisa dilakukan bayi. Mungkin akan waktu hingga bayi meraih dan menghisap puting susu ibu. Faedahnya, luar biasa bagi bayi dan ibu.

Sayang, dokter-dokter yang menangani operasi istri saya tidak mengabulkan permintaan saya. Entah atas alasan apa. Kecewa dan sedih rasanya.

Saya perlu menunggu kelahiran bayi kedua kelak untuk bisa melakukannya.

 

 


Photo AlbumHere Comes the Baby! (7 photos)Mar 3, '08 8:30 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Saya melongo bengong. Dalam hitungan detik saya harus membuat sebuah keputusan yang sangat besar. Dua nyawa ada di tangan saya! Tensi darah istri saya mencapai 198/90. Kata dokter itu sangat tinggi dan sangat beresiko jika diabaikan. Penjelasan dokter mengenai berbagai resiko itu membuat saya seolah tercerabut dari dunia nyata. Hampir tak percaya hal demikian saya hadapi sendiri.

Sabtu sore itu mestinya kontrol kandungan seperti biasa. Memasuki minggu ke 33 pemeriksaan sudah mulai dua minggu sekali dari sebelumnya satu bulan sekali. Setiap kali ada apa-apa, dokter sudah mengingatkan. Pemeriksaan yang biasa itu menjadi luar biasa karena perkembangan terakhir yang mencemaskan.

Istri saya malam itu langsung masuk perawatan. Bahkan harus diopname. "Besok jam 8 pagi, bayi harus dikeluarkan!" Pernyataan dokter membuat saya tak bisa berkata banyak.

Setelah subuh, dokter membuat berita yang mengagetkan lagi. Operasi harus dipercepat. Jadual yang tadinya dibuat jam 8 menjadi jam 7. Saya ingit panik, tapi tak bisa. Saya ingin linglung, tapi tak bisa. Belakangan saya sadar, saya sudah sangat pasrah sejak pertama saya tahu keadaan begitu. Alhamdulillah, saya bisa tenang.Apalagi dukungan datang juga dari keluarga dan sejumlah sahabat.

Bahkan belum masuk bulan ke sembilan. Tapi saya yakin Tuhan punya rencana mengapa bayi harus hadir lebih cepat. Insyaallah semua akan baik. Maka tepat jam 7.12 bayi berhasil dikeluarkan melalu cesar. Pertama kali melihat si jabang bayi, setelah beucap syukur saya masih sempat bertanya dalam hati: is this my son?

God, I am a father now. Terima kasih untuk amanah yang indah ini, Tuhan.

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.